Teknologi Assist Slipper Clutch Pada Motor

Teknologi Assist Slipper Clutch Pada Motor  Dunia otomotif khususnya roda dua tanah air sedang hangat membicarakan mengenai salah satu teknologi yang berhubungan dengan sistem transmisi yang biasa disebut dengan Assist Clutch dan Slipper Clutch. Teknologi ini awalnya banyak dipakai pada motor balap dan berkapasitas besar. Namun akhir akhir ini pabrikan mulai mencoba menerapkannya pada motor berkapasitas kecil. Salah satunya adalah Yamaha R15 yang menjadi pelopor teknologi ini dikelas sport 150cc.

Pada dasarnya Assist dan Slipper Clutch bekerja saling beriringan. Assist clutch bekerja pada saat akselerasi sedangkan Slipper Clutch bekerja pada saat deselerasi.
– Fungsi Assist Clutch (AC) lebih terpakai untuk riding harian, karena membuat enteng tekanan/tarikan tuas kopling sehingga tangan tidak mudah pegal terutama di kemacetan. Diklaim dengan (AC) ini tarikan kopling menjadi 20 persen lebih ringan. Dengan begitu proses akselerasi pun lebih optimal.

– Fungsi Slipper Clutch (SC) kebalikan dari Assist Clutch, SC bekerja pada saat motor melakukan deselerasi atau pada saat kita mengurangi gigi transmisi dengan cepat. Pada saat mengurangi kecepatan biasanya kita menggunakan rem dan juga engine brake. Namun pada kecepatan tinggi ketika Rider mengurangi gigi dengan cepat,pada saat melepas kopling efek engine brake akan sangat terasa dan bisa menyebabkan ban terkunci dan slip akibat back torque. Dan itu sangat berbahaya. Nah, dengan adanya SC ini motor akan lebih stabil pada saat deselerasi dan efek back torque bisa di minimalisir.